Program Revitalisasi Sekolah Tepat Waktu dan Tepat Sasaran, Serap 500 Ribu Tenaga Kerja

Jan 27, 2026

KEBUMEN – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan program revitalisasi sekolah yang dilaksanakan pemerintah secara nasional berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan transparan. Program tersebut tidak hanya berdampak pada perbaikan infrastruktur sekolah, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja serta penggerakan ekonomi lokal.

“Dari monitoring kami secara nasional, pelaksanaan revitalisasi berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Alhamdulillah, program ini tidak hanya bermanfaat untuk pembangunan besar dan ringan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meresmikan Program Revitalisasi Sekolah 2025 di SD Negeri 2 Jatisari, Kebumen, Jawa Tengah, Senin (27/1/2026).

Berdasarkan penelitian Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), program revitalisasi terbukti berkontribusi dalam menumbuhkan ekonomi daerah. Secara nasional, sekira 500 ribu masyarakat terlibat dalam seluruh proses revitalisasi sekolah yang pada tahun 2025 menyasar 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. “Untuk Kebumen sendiri, Alhamdulillah sudah selesai 100 persen. Hari ini kami meresmikan 61 sekolah hasil program revitalisasi dengan total bantuan sebesar Rp31,8 miliar,” ungkap Mu’ti.

Keberhasilan tersebut menunjukkan program revitalisasi dengan prinsip swakelola mampu dilaksanakan secara tepat waktu, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, pemerintah memastikan program revitalisasi akan terus berlanjut.

Pada tahun anggaran 2026 ini, telah disiapkan dana lebih dari Rp14 triliun untuk menyasar sekitar 11.700 satuan pendidikan. Saat ini proses verifikasi dan validasi tengah berlangsung.

“Insya Allah, pembangunan bagi satuan pendidikan yang lolos verifikasi akan dimulai pada Februari atau awal Maret 2026,” katanya.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menambah sasaran revitalisasi hingga 60.000 satuan pendidikan. Pengajuan anggarannya masih diproses Kementerian Sekretariat Negara untuk diajukan ke Kementerian Keuangan. Seandainya disetujui, maka pada 2026 Kemendikdasmen merevitalisasi lebih dari 71.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Mu’ti menekankan bahwa pembangunan sekolah tidak hanya sebatas gedung, tetapi harus diiringi dengan pembentukan budaya hidup bersih dan tanggung jawab di lingkungan sekolah. Keterlibatan siswa dalam menjaga kebersihan sekolah merupakan bagian dari pendidikan karakter, bukan untuk membebani anak.

“Saya melihat toiletnya sudah bagus, tapi belum bersih. Setelah fasilitasnya dibangun, mari kita bangun budaya hidup bersih. Anak-anak perlu dilatih bertanggung jawab menjadikan sekolah sebagai rumah kedua mereka,” tegasnya.

Artinya, kebersihan toilet bukan hanya menjadi tanggung jawab cleaning service, tetapi mengajak anak-anak berlatih mandiri, berlatih bertanggung jawab melalui berbagai macam kegiatan di sekolah, termasuk, mohon maaf, membersihkan toilet.

Selain revitalisasi, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi pembelajaran. Program Bantuan Interactive Flat Panel (IFP) hampir sepenuhnya terdistribusi ke lebih dari 288.800 sekolah, kecuali di daerah yang terkendala kondisi alam dan keamanan.

“Tahun ini, setiap sekolah akan mendapatkan tambahan tiga IFP. Ini bagian dari komitmen Presiden dalam membangun pendidikan dan mencerdaskan bangsa,” paparnya.

Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Presiden Prabowo dalam rangka membangun pendidikan, mencerdaskan bangsa, serta menjadikan Indonesia sebagai negara yang hebat, bermartabat, dan maju dengan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

Share:
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah diantaranya adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, serta pelaksanaan fasilitasi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi All rights reserved.