Minat Baca Rendah Dipengaruhi Cara Mengajar

By: Okt 4, 2016

[caption id="attachment_11370" align="aligncenter" width="300"] Aliyas[/caption]

Banjarmasin (Dikdasmen): Minat baca bangsa Indonesia rendah. Itu tampak dari pemandangan umum di ruang publik atau ruang tunggu bandara. Jika dengan mudah orang asing kelihatan membaca buku saat menunggu, maka orang Indonesia terlihat sibuk membuka ponsel.

Kondisi ini, menurut Aliyas, Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, bertolak belakang dengan fakta bahwa orang Indonesia adalah pengguna internet terbesar di dunia. “Sebagian besar digunakan untuk main game. Sedikit sekali pengguna internet mengunduh bahan bacaan,” ucapnya saat membuka Lokakarya Membaca, Menulis, dan Apresiasi Sastra di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin malam, 3 Oktober 2016. Aliyas mewakili Sekretaris Ditjen Dikdasmen yang berhalangan hadir.

Rendahnya minat baca siswa, Aliyas mensinyalir, lantaran ada kesalahan dalam pengajaran bahasa dan sastra di sekolah. Pengajaran bahasa dan sastra lebih menekankan aspek ketatabahasaan. Jarang menyentuh sastra. “Pengajaran bahasa dan sastra menjadi kering,” ungkapnya.

Berangkat dari hal tersebut, Kemendikbud menyelenggarakan lokakarya MMAS. Melalui kegiatan ini guru diberikan materi mengenai metode pengajaran Bahasa dan sastra yang menyenangkan di kelas. Materi disampaikan oleh para sastrawan, akademisi, dan praktisi, di antaranya Jamal D. Rahman, Joni Ariadinata,  Suminto A. Sayuti, dan Yeti Mulyati. “Bapak-Ibu guru yang datang ke sini diharapkan dengan sangat untuk menularkan kepada Bapak-Ibu guru yang lain,” kata Aliyas.

[caption id="attachment_11371" align="aligncenter" width="300"] Sakerani[/caption]

Penularan itu bisa melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran. Dengan cara demikian, keterampilan mengajar bahasa dan sastra Indonesia di kelas dapat merata.

Sementara Sakerani, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbud karena Lokakarya MMAS dilaksanakan di Banjarmasin. Ia berharap para guru mengikuti acara dengan baik. “Kami berharap kegiatan ini diikuti dengan seksama, disiplin, kemudian ikuti alur yang sudah disepakati,” ucapnya.* (Billy Antoro)

 

Share:
No Comments
Berikan komentar
Unduh FileSE Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021
UNDUH SEKARANG
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah diantaranya adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, serta pelaksanaan fasilitasi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi All rights reserved.