Revitalisasi Sekolah Hadirkan Harapan Baru, Hapus Bayang-Bayang Kekhawatiran

Jan 22, 2026

JAKARTA – Sekolah merupakan lembaga atau tempat kegiatan pengajaran dan pembelajaran yang sistematis. Tidak sekadar fokus pada akademis, sekolah merupakan wadah untuk membentuk karakter, keterampilan sosial, dan nilai luhur murid melalui lingkungan yang aman, guru profesional, serta fasilitas yang baik.

Tidak bisa dipungkiri bahwa fasilitas sekolah yang baik membuat kegiatan belajar mengajar berjalan maksimal. Bayang-bayang bahaya kerap menghantui kegiatan belajar mengajar di sebagian sekolah. Guru dan siswa menyelenggarakan pembelajaran di ruang yang tidak layak.

Proses belajar mengajar berlangsung di tengah rasa waswas. Gedung sekolah yang sudah tidak layak pakai menjadi ancaman nyata bagi keselamatan. Atap bangunan rapuh dan bocor di sejumlah titik, kaca jendela pecah, serta pintu-pintu kelas keropos dimakan rayap.

Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan ketika hujan turun, air menetes ke dalam ruang kelas dan mengganggu konsentrasi belajar, bahkan memaksa murid dan guru berpindah tempat. Perlahan, rasa khawatir itu mulai terhapus. Sekolah yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan kini mendapat perhatian melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Upaya ini menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan layak bagi murid dan guru.

Program revitalisasi sekolah menjadi salah satu fokus utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Kemendikdasmen terus berpacu merevitalisasi sekolah di seluruh Indonesia demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Bagi para murid dan guru, revitalisasi sekolah menjadi simbol harapan baru. Setelah bertahun-tahun belajar dalam keterbatasan, kini mereka menatap masa depan dengan optimisme. Sekolah yang aman dan nyaman diyakini mampu menumbuhkan semangat belajar, mendukung prestasi, serta mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.

Kepala SMP Negeri 1 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Muhammad Tauhid, mengatakan program revitalisasi melahirkan perubahan ke arah yang lebih baik. Dengan perbaikan kualitas sarana dan prasarana, otomatis kualitas pembelajaran berjalan maksimal.

“Revitalisasi menciptakan sekolah menjadi aman dan nyaman. Pasti akan dirasakan terutama oleh murid kami. Awalnya belajar dengan penuh kekhawatiran, kini tidak lagi,” kata Tauhid.

Awalnya, ruangan SMP Negeri 1 Jatiwangi kerap bocor saat hujan turun dan dikhawatirkan roboh sehingga membahayakan murid. Tampak kaca jendela yang sudah pecah dan pintu yang keropos karena termakan usia.

“Tentunya perubahan ini membuat seluruh murid merasa aman. Bangunan yang baru dengan kualitas yang baik menumbuhkan harapan besar bagi para murid,” imbuhnya.

Share:
No Comments
Berikan komentar
Unduh FileSE Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021
UNDUH SEKARANG
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah diantaranya adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, serta pelaksanaan fasilitasi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi All rights reserved.