[caption id="attachment_11661" align="aligncenter" width="300"] Delegasi IJSO asal Turki[/caption]
Denpasar (Dikdasmen): Ujian teori pada International Junior Science Olympiad (IJSO) ke-13 telah selesai. Feriha Yagmur Isci, delegasi asal Turki, merasa tes tidak sesulit yang ia bayangkan.
“Menurut saya itu tergantung. Bisa saja sulit jika kita tidak belajar dengan giat. Tapi saya telah mempelajari ujiannya. Ujiannya tidak mudah tapi tidak juga sulit,” ujarnya di restoran Hotel Aston Denpasar, Bali, Selasa, 6 Desember 2016.Feriha menceritakan rahasia menyelesaikan ujian dengan baik. Ia mempelajari silabus IJSO, menandai sesuatu yang menurutnya tidak dimengerti, mencari jawaban di internet, membuat catatan, membaca catatannya, dan menjawab pertanyaan yang ada dengan baik.
Remaja yang memiliki mimpi menjadi seorang astronot ini tidak berharap mendapatkan medali emas. Sebagai partisipan dalam IJSO, ia hanya ingin menambah pengalaman dan pengetahuan di bidang sains. Ia berharap negaranya memiliki stasiun luar angkasa seperti NASA agar ia mampu meraih mimpi sebagai seorang astoronot.* (Harys Kristanto)